Banyak Keuntungan, Waspadai Kekurangan Investasi Emas

Bagikan artikel ini!

Artikel ini disponsori oleh online course Income Mastery Academy. Pelajari lebih dalam mengenai perencanaan keuangan, investasi, dan asuransi dengan bergabung ke online course Income Mastery Academy.


Banyak pilihan yang dapat dilakukan untuk memutar kembali uang penghasilan atau tabungan anda demi memperoleh keuntungan yang lebih banyak. Salah satunya adalah dengan berinvestasi emas.

Bagi anda yang tertarik untuk melakukan investasi emas, baik itu emas antam, UBS, lotus archi, galeri 24, dan jenis emas lainnya, tidak ada salahnya Anda melihat kekurangan investasi emas terlebih dahulu. Alih-alih tergiur dengan keuntungannya, melihat sisi kelemahannya juga diperlukan agar Anda dapat waspada serta memiliki perencanaan yang matang.

Adanya Risiko Kehilangan yang Tinggi

Kelemahan pertama yang sering mengintai para investor emas adalah adanya risiko kehilangan. Hal ini disebabkan karena emas merupakan investasi dalam bentuk barang, sehingga risiko kehilangan seperti dirampok atau dicuri sangatlah tinggi. Hal ini sering terjadi utamanya bagi para investor yang menjadikan emas sebagai perhiasan yang digunakan sehari-hari.

Memilih investasi emas dalam bentuk batangan dengan jumlah banyak juga rawan risiko kehilangan. Bahkan untuk memperoleh keamanan ekstra, investor rela membayar lebih untuk menyewa safe deposit box. Sebuah fasilitas bank yang berguna untuk menyimpan berkas maupun barang milik nasabah yang memiliki nilai yang tinggi.

Opsi lainnya, Anda juga bisa menggunakan peralatan penyimpanan seperti brankas atau safety box yang berfungsi untuk menyimpan berkas dan juga barang-barang berharga. Peralatan ini biasanya menggunakan kombinasi angka untuk sandi atau password dan juga sidik jari yang telah diatur sang pemilik.

Untuk meminimalkan risiko, Anda dapat mengambil tabungan emas atau kredit emas. Karena emasnya dapat dititipkan melalui pihak penyedia jasa yang telah terjamin keamanannya.

Terdapat Selisih Harga Jual dan Harga Beli

Saat Anda memulai untuk memutuskan berinvestasi pada emas, Anda akan dihadapkan pada adanya jumlah selisih antara harga jual dan harga beli. Saat membeli emas lalu menjualnya, biasanya Anda akan dikenai potongan sebesar 5-10 %. Jumlah itupun masih harus disesuaikan dengan harga beli serta harga jual yang berlaku pada saat itu. Jadi penting bagi Anda untuk memperhatikan kurs harga saat memutuskan untuk membeli atau menjual emas.

Memiliki Harga yang Fluktuatif

Harga emas di pasaran memang selalu meningkat. Namun, kekurangan investasi emas adalah peningkatan harga berlangsung dalam jangka waktu yang cukup lama, bahkan hingga satu tahun kedepan. Dibutuhkan waktu bertahun-tahun hingga kenaikan harganya mampu memberikan keuntungan.

Emas pun terkadang juga mengalami penurunan harga jual, dan tak jarang mengalami kenaikan harga. Perubahan harga ini justru mempersulit investor dalam mendapatkan keuntungan atau nilai dari investasi emas yang mereka miliki. Bahkan saat mengalami penurunan harga, investor merasa rugi, sebab tidak bisa memperoleh keuntungan yang maksimal. Jadi penting bagi Anda yang tertarik investasi emas untuk mempersiapkan strategi yang tepat.

Harganya Melambat Saat Kondisi Ekonomi Stabil

Kestabilan ekonomi justru menjadi ancaman besar untuk para investor emas. Karena kondisi ini akan menyebabkan harga emas juga cenderung stabil, sebab masyarakat hanya melakukan konsumsi sewajarnya.

Kondisinya akan bertentangan jika ekonomi sedang mengalami ketidakstabilan. Dimana harganya akan melonjak naik atau mengalami peningkatan. Hal ini disebabkan karena inflasi yang terjadi jauh lebih tinggi. Sehingga emas dijadikan sebuah alternatif teraman dalam mengamankan kekayaan investor.

Bentuk investasi jangka panjang

Kekurangan investasi emas selanjutnya, yakni bentuk investasi jangka panjang. Artinya untuk Anda yang berinvestasi dan menginginkan keuntungan jangka pendek, emas bukanlah pilihan yang tepat. Hal ini dikarenakan kenaikan harga emas yang membutuhkan waktu cukup lama. Sehingga untuk memperoleh keuntungan dari investasi, Anda perlu menunggu waktu yang lama serta memperhatikan perkembangan fluktuasi harga emas.  


Bagikan artikel ini!
error: Alert: Content is protected !!