Cara Memilih Reksadana Terbaik Bagi Pemula

Banyak orang yang baru belajar investasi selalu penasaran tentang cara memilih reksadana terbaik. Mengapa demikian? Hal ini berhubungan dengan risiko dan juga keuntungan yang didapat. Soal ini bisa kita pahami jika sudah mengerti apa itu reksadana. Dibandingkan investasi seperti main saham sendiri, reksadana ini memiliki jaring pengaman yang memudahkan pemula. Walaupun tetap memiliki risiko, Anda bisa memilih untuk melakukan diversifikasi agar uang tidak hilang semua dalam satu investasi.

Bagi para pemula, jika ingin lebih aman, selalu pastikan memilih reksadana yang terbaik. Pemilihan reksadana ini tentu tidak mudah, tapi sekali sudah dapat yang bagus, Anda tidak hanya memastikan pemasukan investasi besar tapi juga menghindari resiko gagal investasi. Untuk mendapatkan reksadana yang baik ini, mari bahas cara – cara-nya berikut ini:

Coba Pertimbangkan Resiko dan Imbal Hasil

Sama seperti bentuk investasi lainnya, reksadana tidak akan selalu menghasilkan pemasukan yang tetap. Resiko fluktuasi imbal hasil ini sangat tergantung dengan pergerakan pasar saham dan juga pengelola saham itu sendiri. Karena hal ini selalu bergerak, Anda harus siap untuk update berita dan informasi seputar situasi saham sehari – hari.

Jika merasa kesulitan, Anda bisa coba minta bantuan atau menyewa jasa orang yang lebih ahli. Mereka tentu bisa memberikan informasi tentang trend ataupun prediksi pergerakan dari nilai reksadana. Hal ini tentu akan membantu Anda menghindari rugi saat investasi.

Sesuaikan Reksadana dengan Tujuan Investasi Anda

Memilih reksadana tentu bisa digolongkan menjadi beberapa hal. Salah satu penggolongan ini adalah berdasarkan tujuan investasi. Jika Anda ingin berinvestasi jangka pendek, tentu kriteria reksadana yang diambil akan berbeda dengan saat memilih investasi jangka panjang. Bagi Anda yang tidak tahu, jangka panjang di sini bisa mencapai 5 tahun atau lebih.

Untuk jangka pendek, Anda lebih mementingkan memaksimalkan keuntungan sedangkan untuk jangka panjang, Anda lebih mencari kestabilan dan penurunan risiko. Jarang ada reksadana yang bisa menawarkan keduanya. Jadi Anda pastikan melakukan cara memilih reksadana terbaik dengan menyesuaikannya dengan tujuan investasi Anda.

Resarch Profil Manajer Investasi Anda

Anda yang mengambil reksadana tentu akan bisa melihat rekam jejak manajer investasi yang bertanggung jawab atas asset Anda. Lihat profil manajer itu dan pertimbangkan apakah orang tersebut sudah sesuai dengan kebutuhan investasi yang Anda inginkan. Beberapa manajer ada yang memiliki sejarah sukses dalam bentuk investasi saham, tapi belum tentu bisa menjalankan investasi valas. Jadi pastikan kemampuan, kualitas dan pengalaman orang tersebut agar investasi reksadana Anda aman dan menguntungkan.

Lihat Sejarah Kinerja Reksadana yang Anda Pilih

Saat memilih reksadana pertama kali, Anda bisa meminta bantuan pada orang yang lebih ahli, seperti yang disinggung di atas. Tapi jika ingin coba belajar sendiri untuk menentukan kualitas reksadana, Anda bisa lihat sejarah kinerja reksadana tersebut. Anda pastikan pertumbuhan reksadana itu sejalan dengan pertumbuhan IHSG (indeks harga saham gabungan). Bisa juga dengan membaca-baca berita terkait reksadana. Selain itu, pastikan juga pertumbuhannya tidak lebih lambat. Anda tentu tidak mau, sudah investasi namun hasilnya tidak memuaskan bukan? Jadi pastikan sejarahnya dengan pasti agar tetap untung.