Mulailah Investasi Dari Sekarang, Ini Tips Reksadana Buat Anda yang Masih Pemula

Bagikan artikel ini!

Artikel ini disponsori oleh online course Income Mastery Academy. Pelajari lebih dalam mengenai perencanaan keuangan, investasi, dan asuransi dengan bergabung ke online course Income Mastery Academy.


Generasi milenial sekarang sudah mulai banyak yang melirik investasi, bahkan ada yang sejak duduk di bangku kuliah sudah mencoba untuk berinvestasi. Apalagi, jika ditawarkan dengan keuntungan yang besar, siapa saja pasti tertarik. Namun, sebagian besar orang terutama anak-anak milenial sekarang sering terburu-buru dalam mengambil keputusan soal berinvestasi tanpa mengetahui dasarnya terlebih dahulu. Bagi para pemula yang tertarik menginvestasikan dananya dapat memilih reksadana sebagai pilihan yang relatif aman dan juga baik untuk pembelajaran. Sebelum berinvestasi reksadana, ada baiknya Anda mengenal instrumen investasi yang satu ini dan simak beberapa tips reksadana di sini.

Langsung investasi sambil belajar kan bisa! Memang, tapi kebanyakan orang terlalu fokus melihat imbal hasilnya sehingga bukannya dapat untung tapi malah buntung. Cara berpikir seperti itu harus dihindari, karena investasi bukan permainan judi yang mengandalkan insting dan spekulasi, melainkan terdapat ilmu di dalamnya. Investasi tak hanya membuat Anda jadi kaya, tetapi juga membantu Anda menjadi lebih cerdas dalam mengelola keuangan. Investasi reksadana bisa dibilang cara termudah dan murah yang menghasilkan keuntungan cukup baik, cocok untuk yang baru memulai investasi.

 

Apa Itu Reksadana?

Ilustrasi mengenal reksadana

Tips reksadana: mengenal apa itu reksadana

 

Ada peribahasa yang mengatakan “tak kenal, maka tak sayang”. Jika Anda tidak mengenalnya lebih dulu, maka akan sangat sulit untuk membuat keputusan. Kebanyakan masyarakat belum mengenal bahwa investasi reksadana merupakan instrumen yang paling mudah dijalankan oleh pemula. Maka, tak heran jika masih banyak masyarakat yang enggan untuk melakukan investasi karena takut rugi ataupun risikonya terlalu besar.

Reksadana adalah wadah untuk dana investasi yang didapat atau dikumpulkan dari masyarakat. Dana tersebut selanjutnya akan diinvestasikan dan dikelola secara profesional oleh manajer investasi ke dalam berbagai instrumen pasar keuangan. Meski pada akhirnya dikelola oleh manajer atau perusahaan investasi, tetap keputusan awal ada di tangan Anda. Supaya tidak salah dalam memilih instrumen investasinya, Anda harus tahu beberapa tips reksadana.

 

Cara Kerja Reksadana

Ilustrasi memahami cara kerja reksadana

Tips reksadana: memahami cara kerja reksadana

 

Tips reksadana yang pertama adalah memahami terlebih dahulu cara kerjanya. Ini adalah langkah awal sebelum mulai menginvestasikan dana Anda di sana. Ada beberapa kelebihan berinvestasi di reksadana, yaitu adanya diversifikasi dari investasi. Maksudnya bagaimana? Dana yang telah diinvestasikan akan dibagi atau dipecah ke dalam berbagai instrumen. Dengan kata lain, investasi Anda tidak hanya disimpan di satu instrumen investasi saja, tetapi juga di beberapa jenis yang lain.

Reksadana juga memberikan return yang cukup besar dan sangat mudah diakses transparansi informasinya. Anda dapat menilai suatu reksadana dengan melihat konsistensi kinerja historisnya lewat fund fact sheet reksadana yang umumnya terbit setiap bulan.

 

Tujuan Berinvestasi

Ilustrasi investasi uang di dalam laci

Tips reksadana: menetapkan tujuan investasi

 

Satu hal penting yang harus dipikirkan sebelum melakukan investasi adalah tujuan berinvestasi. Kenapa Anda memilih reksadana? Investasi itu seperti memilih jalan tol. Kita harus tahu mau kemana tujuannya. Kalau Anda mau ke Bogor, jangan sampai memilih lewat tol Cikampek. Ini jadi masalah paling dasar dari kebanyakan investor pemula, bahwa mereka masih bingung tujuan keuangannya untuk apa. Hanya melihat return yang besar, tiba-tiba langsung putuskan investasi reksadana. Jelas itu sama sekali bukan cara berpikir yang tepat untuk berinvestasi!

 

Banyak yang bertanya reksadana mana yang paling baik, yang mendatangkan untung besar tapi aman atau risikonya rendah! Tidak salah Anda menanyakan seperti itu, hanya saja kurang tepat. Kenapa? Kalau Anda sendiri saja tidak tahu tujuan Anda berinvestasi dan hanya melihat dari sisi keuntungannya, tidak akan ada artinya bagi Anda. Sama halnya seperti menabung di rekening bank.

 

Maka dari itu, menetapkan tujuan berinvestasi adalah salah satu tips reksadana yang harus Anda pikirkan. Apakah investasi itu untuk dana pendidikan, dana darurat, rumah impian, dan sebagainya.

 

Macam-Macam Reksadana

Ilustrasi pengelolaan uang

Tips reksadana: macam-macam reksadana

 

Tips reksadana berikutnya adalah mengetahui apa saja jenis-jenis dari reksadana itu. Perlu diketahui bahwa ada empat jenis reksadana yang dapat dipilih sebagai instrumen investasi. apa saja itu? Berikut ini ulasannya:

 

  • Reksa Dana Pasar Uang

Jika Anda berinvestasi di reksadana pasar uang, maka dana tersebut akan dialokasikan ke deposito, Sertifikat Bank Indonesia (SBI), dan obligasi. Rata-rata masa jatuh tempo reksadana pasar uang ini waktunya kurang dari setahun dan cenderung aman dijalankan untuk pemula. Namun, karena risikonya rendah, maka keuntungan yang dapat dihasilkan juga relatif kecil.

 

  • Reksa Dana Campuran

Reksadana campuran memiliki risiko yang cukup berimbang karena terdapat sejumlah aturan alokasi dana yang dipakai di dalamnya. Meski begitu, keuntungan yang dihasilkan dari reksadana campuran cukup besar. Akan tetapi untuk pemula tetap disarankan berhati-hati dalam memilih produk investasi reksadana agar tidak mengalami kerugian dalam jumlah besar.

 

  • Reksa Dana Pendapatan Tetap

Reksadana pendapatan tetap artinya dana yang diinvestasikan 80% akan ditempatkan ke obligasi. Menariknya, keuntungan yang diperoleh bisa lebih tinggi, bahkan setiap tahunnya bisa mencapai 10%.

 

  • Reksa Dana Terproteksi

Sekilas tidak jauh berbeda dengan reksadana pendapatan tetap. Namun, sesuai namanya reksadana yang satu ini mengalokasikan sebagian uang Anda ke obligasi sekaligus memberikan perlindungan layaknya asuransi. Disamping itu reksadana proteksi risikonya relatif lebih rendah dibandingkan reksadana pasar uang dan reksadana campuran.

 

Investasi Reksadana Secara Online

Ilustrasi investasi secara online melalui aplikasi

Tips reksadana: investasi melalui aplikasi online

 

Bingung harus kemana memulai investasi reksadana? Jika dulu Anda harus datang ke bank atau perusahaan investasi untuk bisa berinvestasi, sekarang tidak lagi. Anda dapat manfaatkan kecanggihan teknologi dengan investasi secara online. Tips reksadana berikut ini adalah dengan memanfaatkan aplikasi atau platform online melalui smartphone yang terhubung koneksi internet. Ada beberapa keunggulan berinvestasi reksadana melalui platform online, yaitu:

  • Prosesnya sangat mudah dan cepat yang dapat dilakukan melalui handphone atau komputer/laptop.
  • Prosesnya juga murah. Biasanya tidak terdapat biaya transaksi (fee 0%) dan biaya minimum transaksinya terjangkau, Anda bisa memulai dari Rp 100.000. Bahkan ada juga reksadana yang minimal transaksinya sebesar Rp 10.000.

 

Dengan memulai dari dana yang minim, Anda bisa berinvestasi sekaligus belajar mengembangkannya.

 

Sudah Siap Memulai Investasi Reksadana?

Ilustrasi menyisakan uang untuk investasi

Tips reksadana: mulai investasi dari sekarang

 

Setelah Anda memahami ulasan tentang reksadana yang telah dijelaskan, mulailah investasi dari sekarang untuk masa depan. Kendati masih pemula, dengan tips reksadana di atas Anda dapat lebih percaya diri untuk memulainya. Jangan biarkan uang Anda hanya mengendap di bank tetapi kembangkan agar dapat menghasilkan keuntungan lebih besar dengan cara berinvestasi reksadana.

 


Pelajari lebih dalam mengenai perencanaan keuangan, investasi, dan asuransi dengan bergabung ke online course Income Mastery Academy.

Dapatkan promo spesial DISKON 50% untuk 100 pembeli pertama!



Bagikan artikel ini!
error: Alert: Content is protected !!