Alasan Pentingnya Berasuransi dan Jenis-Jenis Asuransi Jiwa yang Perlu Anda Tahu

Bagikan artikel ini!

Artikel ini disponsori oleh online course Income Mastery Academy. Pelajari lebih dalam mengenai perencanaan keuangan, investasi, dan asuransi dengan bergabung ke online course Income Mastery Academy.


Kebanyakan orang Indonesia masih enggan untuk berasuransi, khususnya asuransi jiwa. Padahal, dengan memiliki asuransi jiwa sama saja membantu melindungi keluarga Anda serta menjadikannya fondasi keuangan yang sehat. Namun, mereka yang menolak asuransi jiwa masih belum memahami pentingnya berasuransi selama kita hidup. Apalagi bagi Anda yang menjadi tulang punggung penghasilan keluarga, maka asuransi jiwa sangatlah penting untuk Anda miliki. Memang tidak ada orang yang mengharapkan Anda sakit atau meninggal, tapi setidaknya asuransi dapat memberi perlindungan diri beserta keluarga dari sesuatu hal yang tidak diinginkan tersebut. Anda harus tahu dan paham lebih dulu apa saja jenis-jenis asuransi jiwa, setelah itu baru menentukan apakah ada yang sesuai dengan kebutuhan.

Cakupan asuransi jiwa dapat dianalogikan seperti payung untuk keluarga Anda yang dapat menjadi perlindungan saat dalam situasi genting atau ada kejadian yang tak diinginkan. Selain itu, kelebihan lain dari asuransi jiwa adalah dapat digunakan sebagai persiapan untuk hari tua yang lebih bahagia. Jadi, Anda tak perlu takut lagi untuk memiliki asuransi jiwa, karena mampu meringankan beban keuangan Anda dan juga keluarga jika suatu waktu mengalami musibah.

 

Pentingnya Memiliki Asuransi Jiwa

Ilustrasi perlindungan asuransi jiwa pada keluarga

Ada beragam jenis-jenis asuransi jiwa untuk Anda dan keluarga

Asuransi jiwa dapat Anda miliki untuk kepentingan sendiri dan atas nama tertanggung atau membelinya untuk kepentingan pihak ketiga. Contohnya, seorang suami dapat membeli asuransi jiwa bersama dengan istrinya sebagai pihak yang tertanggung atau orang tua yang membelikan asuransi jiwa untuk anaknya sebagai tertanggung. Secara umum, manfaat asuransi jiwa sendiri ada 4 macam berdasarkan kebutuhan calon nasabahnya. Supaya lebih meyakinkan Anda, ada beberapa poin kenapa harus membeli asuransi jiwa dan apa pentingnya bagi Anda? Berikut ini ulasannya.

 

  • Perlindungan Terhadap Kehilangan Pendapatan

Sebagai manusia, kita tidak dapat memprediksi apa yang terjadi di kemudian hari dalam hidup. Namun, hal itu dapat diantisipasi dengan Anda membeli polis asuransi jiwa agar keluarga Anda mendapatkan uang pertanggungan hidup jika Anda meninggalkan mereka selamanya kelak.

 

  • Perlindungan Atas Risiko Meninggal Dunia Karena Penyakit

Dari hasil survey badan kesehatan dunia WHO pada 2002, angka tertinggi kematian di Indonesia disebabkan karena kanker, jantung koroner, gagal ginjal, diabetes, penyakit paru-paru, kecelakaan lalu lintas, kelainan pembuluh darah, dan tuberkolosis. Maka dari itu, penting bagi Anda untuk memiliki asuransi jiwa agar terlindungi dari risiko terjangkit penyakit-penyakit tersebut hingga menyebabkan meninggal dunia.

 

    • Salah Satu Cara Mempersiapkan Dana Pensiun

Seperti yang sudah disebutkan di atas, asuransi jiwa dapat Anda jadikan sebagai alternatif menabung yang baik untuk jangka panjang. Selain itu, karena sifatnya yang wajib, yakni premi yang harus dibayarkan secara teratur serta tidak dapat diambil sewaktu-waktu membantu Anda mempersiapkan rencana pensiun. Ketahui lebih detil soal perbedaan asuransi dan dana pensiun di sini.

 

Jenis-Jenis Asuransi Jiwa

Ilustrasi orang mencari tahu tentang jenis-jenis asuransi jiwa melalui gadget

Satu di antara jenis-jenis asuransi jiwa yang ada memberikan manfaat kebebasan finansial di hari tua

 

Bagi Anda yang sudah berkeluarga, tentu paham akan segala risiko yang dapat saja terjadi. Untuk itu, mempertimbangkan asuransi jiwa jadi suatu langkah terbaik demi perlindungan diri dan juga finansial keluarga, seperti ungkapan ‘sedia payung sebelum hujan’.  Jenis-jenis asuransi jiwa berikut ini akan memberikan manfaat yang berbeda-beda sesuai dengan keperluan Anda.

Sebelum Anda memutuskan membeli polisnya, kenali dulu jenis-jenis asuransi jiwa ini agar dapat Anda sesuaikan dengan kebutuhan keluarga di masa depan.

 

  1. Asuransi Jiwa Berjangka

Asuransi berjangka akan memberikan perlindungan kepada Anda sebagai pemegang polis dalam jangka waktu tertentu. Nilai pertangunggannya cukup besar, hingga miliaran rupiah. Biasanya asuransi jiwa ini memberikan pilihan kontrak jangka waktu selama 5 tahun, 10 tahun, atau lebih tergantung tawaran dari perusahaan asuransi tersebut.

Kelebihannya adalah biaya premi asuransinya terjangkau dan dapat disesuaikan dengan kemampuan keuangan Anda. Meskipun uang pertanggungan yang diterima dapat mencapai miliaran rupiah, harus dipahami bahwa premi yang Anda bayar usai kontrak berakhir tidak dapat diklaim atau hangus. Anda dapat memperpanjang kontraknya tetapi akan ada kenaikan biaya premi sebagai risikonya. Selain itu, Anda akan diminta untuk kembali melakukan tes kesehatan. Jika kondisi Anda tidak lagi sehat, tentunya Anda tidak dapat memperpanjang polis asuransi Anda.

 

  1. Asuransi Jiwa Seumur Hidup

Berbeda dengan asuransi jiwa berjangka, asuransi ini termasuk dalam jenis-jenis asuransi jiwa yang justru memberikan pertangunggan kepada nasabah seumur hidup sampai batas usia 100 tahun. Pemegang polis ini dapat memperoleh uang tunai dari premi yang telah dibayarkan sesuai dengan aturan yang berlaku. Setelah masa kontraknya berakhir, dananya dapat diambil seluruhnya. Jika Anda sebagai pihak tertanggung, angsuran preminya tidak dapat Anda bayarkan secara berkala, tetapi Anda dapat gunakan nilai tunai dari premi yang telah dibayarkan untuk membiayai premi berikutnya.

Premi asuransi jiwa jenis ini terbilang sangat mahal tetapi ada nilai tunai yang dapat Anda ambil meskipun tidak terlalu besar.

 

  1. Asuransi Dwiguna

Jenis asuransi jiwa berikutnya adalah asuransi dwiguna. Asuransi ini disebut dwiguna karena menawarkan dua manfaat sekaligus. Anda dapat memanfaatkannya sebagai asuransi jiwa berjangka dan juga tabungan untuk masa depan, baik pendidikan anak maupun uang pensiun. Tak sedikit orang tua yang tertarik untuk tujuan rencana pendidikan anak atau demi menjamin masa tua yang lebih bahagia. Sementara, nilai pertanggungan yang Anda dapatkan lumayan besar hingga ratusan juta rupiah. Jika Anda menjadikan asuransi sebagai tabungan, maka uangnya dapat Anda tarik sewaktu-waktu sebelum habis masa kontrak.

Masa berlaku asuransi dwiguna ini beragam, mulai dari 10 tahun hingga usia 60 tahun. Selain itu, Anda juga dapat mengklaim polis asuransinya sebelum selesai masa kontraknya. Lalu, jika Anda sebagai yang tertanggung masih hidup sampai kontrak berakhir, Anda berhak menerima seluruh uang Anda. Bagi Anda yang ingin merencanakan pendidikan anak atau dana penisun, asuransi ini sangat tepat.

Karena asuransi dwiguna menggabungkan dua manfaat sekaligus, yakni asuransi jiwa berjangka dan seumur hidup, maka biaya preminya cukup besar sampai jutaan rupiah setiap bulan.

 

  1. Asuransi Jiwa Unit Link

Jenis asuransi jiwa yang terakhir adalah asuransi jiwa unit link. Jenis ini yang biasanya banyak ditawarkan oleh agen-agen perusahaan asuransi. Ada 2 manfaat dari asuransi jiwa unit link, yaitu memberikan perlindungan dan juga investasi. Investasi yang ada di dalam produk ini dikelola oleh manajer investasi sehingga Anda hanya tinggal duduk manis dan menerima laporan tiap bulan mengenai perkembangan nilai investasinya. Akan tetapi, keuntungan dan juga risiko kerugian tetap jadi tanggungan nasabah.

Namun ingat, fungsi dari dana yang Anda investasikan ini sebenarnya untuk membayarkan biaya asuransi di masa depan. Jika ada kelebihan nilai tunai, baru dapat Anda nikmati. Fungsi utama dari produk ini adalah tetap sebagai proteksi. Meskipun asuransi jenis ini memiliki manfaat nilai tunai, Anda harus maklumi jika preminya lebih mahal daripada asuransi jenis lain.

Itulah jenis-jenis asuransi jiwa yang dapat Anda pertimbangkan demi melindungi diri Anda dan juga keluarga dari situasi dan kondisi tak mengenakkan. Sayangnya, tingkat kesadaran masyarakat Indonesia untuk memiliki asuransi jiwa masih rendah. Berbeda dengan negara-negara maju, seperti Jepang atau Amerika yang hampir sebagian besar penduduknya terutama usia produktif memiliki asuransi jiwa.

Jika Anda sudah menemukan pilihan dari jenis-jenis asuransi jiwa di atas, ada baiknya Anda membandingkan terlebih dulu beberapa produknya dari perusahaan asuransi yang satu dengan lainnya.


Pelajari lebih dalam mengenai perencanaan keuangan, investasi, dan asuransi dengan bergabung ke online course Income Mastery Academy.

Dapatkan promo spesial DISKON 50% untuk 100 pembeli pertama!



Bagikan artikel ini!
error: Alert: Content is protected !!